logo
KATEGORI BERITA
CUSTOMER SERVICE

SANXEL SUPPORT

 

SANXEL RESERVASI 2

 

SANXEL TICKETING

 

CS DIES

 

CS TENDI MENGGA

 

SANXEL RESERVASI 

 

MPM_DIGITAL RESERVASI 

RANKING ALEXA
BERTEMAN DENGAN KAMI DI FACEBOOK

 

Semuel Fahik

fahikraden

Teny bire

Tendy Mengga

Sanxel Ticketing

PENGUNJUNG

YANG ONLINE
GEOGLE TRANSLATE

RANKING GEOGLE
VISITOR
JEMPOLNYA DONG

CARI HARGA TIKET SENDIRI

LOG IN AGEN SILAKAN KLIK LOGO MASKAPAI
BANK TUJUAN TRANSFER

 

NO REK : 027701013614506
NO REK : 349801030629539
An : SEMUEL A. FAHIK


NO REK : 00802020044619
An : SEMUEL A. FAHIK

 

NO REK : 3140614326
An : SEMUEL A. FAHIK

 

 

NO REK : 0192890263
An : SEMUEL. A. FAHIK
NO REK : 0258325538
An. DIES SUSIANAWATI
Kurs Valuta Asing


BARANG PENUMPANG LION AIR HILANG DI BAGASI

VIVAnews - Lagi, barang bawaan penumpang pesawat hilang di bagasi pesawat Lion Air. Kali ini menimpa Ketua Harian Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kalimantan Barat, Abdi Nurkamil Mawardi.

Sejumlah barang berharga yang disimpan di tasnya seperti, kamera SLR merek Nikon handycam merek Sony dan kacamata merek Polis yang baru dibeli, raib.

Abdi Nurkamil, Rabu 12 Juni 2013, menjelaskan kronologinya. Pada Selasa 4 Juni 2013, ia terbang menggunakan pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 711 jurusan Pontianak-Jakarta-Padang. Saat itu, ketiga barang yang hilang tersebut disimpan di dalam tas yang terkunci dan disimpan di dalam bagasi.

Hilangnya barang tersebut diketahui saat tiba transit di Bandara Soekarno-Hatta. "Tempatnya masih ada, tapi isinya sudah hilang. Padahal tas dikunci," ujar Abdi Nurkamil Mawardi.

Mengetahui barangnya hilang, Rabu 5 Juni 2013 dirinya mendatangi kantor pelayanan Lion Air di Bandara Soekarno-Hatta untuk mengkonfirmasi kehilangan. Di sana dia hanya membuat laporan saja. Selanjutnya disuruh lapor ke perwakilan Lion Air di Pontianak.

"Saya sudah lapor ke Lion Air Pontanak dan diminta lagi lapor ke pihak bagasi di Bandara Supadio. Saya merasa dipermainkan. Yang saya tidak terima ini pelayanannya," kata Abdi kesal.

Meski sudah menyadari barangnya tidak mungkin kembali, tapi dia berharap ada perhatian serius dan tanggung jawab dari pihak Lion Air. Apalagi, katanya, saat itu juga rekannya di PODSI Kalbar, Sukiman, kehilangan kacamata yang dibeli dari Jerman.

"Bukan masalah barangnya, memang harganya tidak seberapa, tapi bagaimana tanggungjawab dan pelayanannya. Itu yang kami minta," tegasnya.

Tidak sampai di situ. Abdi bersama tim dayung Kalbar ketika pulang mengikuti Internasional Padang Dragon Boat (IPDB) di Padang, kembali kehilangan barang di pesawat dengan maskapai yang sama, Lion Air.

"Baliknya kami menggunakan maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT 355-JT 718 tanggal 10 Juni 2013. Kehilangan kembali terjadi, jaket olahraga, dayung warna merah atas nama Suwandi hilang. Jaket yang harganya Rp150 ribu pun dicuri," kata Rosadi Jamani, Sekretaris PODSI Kalbar.

Ia menceritakan, saat hendak pulang dari Jakarta-Pontanak, atlet membawa barang ke dalam pesawat. Tiba-tiba kabin di atas tempat duduk penuh, inisiatif dari petugas untuk dipindahkan ke bagasi manual.

"Kita diberikan bukti bahwa sudah dipindahkan. Atlet tidak khawatir. Namun sampai Pontianak, barang atlet hilang," ceritanya.

Ia juga menyampaikan, petugas yang menerima laporan kehilangan di Bandara Supadio Pontianak atas nama Roy dengan no handphone 085651076227. "Sekarang nomornya dihubungi sudah tidak aktif," kata  Rosadi.

Sementara, pihak perwakilan maskapai Lion Air Pontianak belum bisa dikonfirmasi terkait laporan kehilangan tersebut. (eh)

Sumber : http://nasional.news.viva.co.id

Thu, 20 Jun 2013 @09:40

Copyright 2021 SANXEL TIKET ONLINE All Rights Reserved